Pengaruh Kinerja Keuangan dan Pengungkapan ESG terhadap Nilai Perusahaan dalam Perspektif Triple Bottom Line

Authors

  • Anastasya Linawati Perbanas Institut
  • Wiwiek Prihandini Perbanas Institute

Keywords:

Return Saham, Current Ratio, Return on Equity, Debt to Equity Ratio, ESG Disclosure, Triple Bottom Line

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh likuiditas (Current Ratio), profitabilitas (Return on Equity), solvabilitas (Debt to Equity Ratio), dan pengungkapan keberlanjutan (ESG Disclosure) terhadap nilai perusahaan yang diukur melalui return saham pada perusahaan sektor energi di Indonesia dengan menggunakan kerangka Triple Bottom Line serta landasan teori Signal dan Agency. Metode regresi data panel dengan periode pengamatan 2020–2024 menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap return saham, namun secara parsial hanya ROE dan ESG Disclosure yang signifikan, dengan arah positif untuk ROE dan negatif untuk ESG Disclosure, sedangkan CR dan DER tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa profitabilitas merupakan sinyal utama yang diapresiasi investor sesuai Signal Theory, sementara ketidaksignifikanan DER mendukung Agency Theory bahwa struktur modal bukan faktor dominan jika manajemen mampu mengendalikan risiko, dan pengaruh negatif ESG Disclosure menunjukkan bahwa pengungkapan keberlanjutan belum sepenuhnya diapresiasi pasar dalam jangka pendek meskipun tetap penting dalam perspektif Triple Bottom Line. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya perusahaan energi meningkatkan profitabilitas sebagai sinyal positif bagi investor serta mengintegrasikan pengungkapan ESG ke dalam strategi bisnis yang efisien, sementara bagi investor hasil penelitian ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan profitabilitas dan kualitas pengungkapan ESG dalam pengambilan keputusan investasi

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-12-06