Penilaian Kesehatan Bank Berorientasi Risiko (Perbandingan Bank Syariah dan Konvensional Periode 2020 – 2024)

Authors

  • Muhammad Rayan Dibrata Perbanas
  • Muhammad Iqbal Perbanas Institute

Keywords:

Risk-Based Bank Rating (RBBR) , RGEC , Bank syariah

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan tingkat kesehatan bank syariah dan bank konvensional di Indonesia berdasarkan pendekatan Risk-Based Bank Rating (RBBR). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan empat aspek utama dalam metode RBBR, yaitu profil risiko, tata kelola, profitabilitas, dan permodalan. Populasi penelitian mencakup seluruh bank umum di Indonesia, dengan sampel 30 bank yang terdiri dari 11 bank syariah dan 19 bank konvensional, dipilih melalui purposive sampling berdasarkan laporan keuangan periode 2020–2024. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan bank, dan Otoritas Jasa Keuangan. Analisis data menggunakan uji beda, independent sample t-test, dan Mann-Whitney test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada aspek profil risiko, tata kelola, dan permodalan antara kedua jenis perbankan. Pada aspek profitabilitas, indikator return on asset dan beban operasional terhadap pendapatan operasional juga tidak menunjukkan perbedaan signifikan, namun net operating margin atau net interest margin berbeda signifikan dengan hasil lebih baik pada bank konvensional. Secara keseluruhan, tingkat kesehatan bank syariah dan konvensional relatif setara di sebagian besar indikator RBBR, kecuali pada net operating margin atau net interest margin yang masih menunjukkan kesenjangan kinerja. Temuan ini diharapkan menjadi pertimbangan bagi regulator dalam memperkuat kebijakan pengawasan berbasis risiko di sektor perbankan nasional.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-12-05