Sustainability-Linked Loan: Potensi Alternatif Pendanaan Biru Indonesia
Kata Kunci:
ekonomi biru, keuangan, perbankan, sustainability-linked loanAbstrak
Ekonomi biru menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia dengan pendanaan biru berperan penting dalam mewujudkannya. Bappenas memperkirakan ada gap pendanaan sekitar 75-80% dalam pengembangan ekonomi biru. Sustainability-Linked Loan (SLL) berpotensi menjadi mekanisme strategis untuk membiayai kegiatan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran SLL sebagai instrumen keuangan strategis dalam mendorong potensi alternatif pendanaan biru di Indonesia. Melalui pendekatan tematik analisis dan tinjauan literatur, penelitian ini membahas konsep SLL dan potensinya dalam mendukung pendanaan ekonomi biru, faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas implementasinya, serta peran sektor perbankan dalam mengintegrasikan SLL ke dalam proyek-proyek ekonomi biru. Hasil analisis menunjukkan bahwa SLL merupakan instrumen keuangan berbasis kinerja yang memiliki potensi besar untuk mendukung pendanaan ekonomi biru. Integrasi SLL ke dalam sektor biru dapat memperkuat peran dan posisi perbankan dalam mendukung transformasi menuju ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kerangka integrasi SLL dalam pendanaan ekonomi biru, peningkatan kapasitas perbankan melalui kolaborasi multistakeholder, dan penerapan pelaporan publik yang transparan guna memperkuat akuntabilitas keuangan berkelanjutan di Indonesia.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Derry Wanta, Ivatul Maula

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

