Literasi Keuangan Bagi Para Santri Panti Asuhan Thariiqul Jannah Bekasi

Authors

  • Hedwigis Esti Riwayati Perbanas Institute
  • Nyi Mas Rizky Noviyah Dosen Perbanas
  • Yohanes Ferry Cahaya

DOI:

https://doi.org/10.56174/jap.v2i2.428

Keywords:

Financial literacy, conventional banks, Islamic banks.

Abstract

Literasi keuangan merupakan upaya mendorong masyarakat untuk lebih memahami seluk beluk lembaga keuangankhususnya perbankan yang meliputi: fungsi, produk, fasilitas dan jasa keuangan agar secara mudah dapat dipahami olehseluruh lapisan masyarakat. Literasi keuangan diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas sekaligus mengatasi kemiskinan. Literasi keuangan yang paling dasar bertujuan untuk meniadakan segala bentuk hambatan masyarakat dalam memahami seluk beluk Lembaga keuangan yang ada di Indonesia.

Literasi keuangan khususnya tentang pengetahuan perbankan harus dikenalkan kepada masyarakat Indonesia sejak usia dini. Oleh karenanya langkah nyata yang dapat diterapkan untuk melaksanakan literasi keuangan sejak dini, Perbanas Institute melakukan pengabdian kepada masyarakat di Panti Asuhan Thariiqul Jannah, Bekasi. Panti AsuhanThariiqul Jannah, Bekasi memiliki peserta didik yang meliputi siswa/siswi TK, SD, SMP dan SMU sederajat.

Tujuan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Panti Asuhan Thariiqul Jannah, Bekasi denganmemberikan literasi keuangan khususnya pengetahuan tentang perbankan konvensional dan perbankan syariahmerupakan salah satu contoh untuk menyadarkan masyarakat agar senantiasa memberikan pengetahuan tentang perbankan sejak usia dini. Secara langsung juga menyadarkan masyarakat untuk mengenal perbankan di Indonesia bagiseluruh lapisan masyarakatnya.

 

Kata kunci: Literasi keuangan, bank konvensional, bank Syariah.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2021-10-02

How to Cite

Hedwigis Esti Riwayati, Mas Rizky Noviyah, N. ., & Ferry Cahaya, Y. (2021). Literasi Keuangan Bagi Para Santri Panti Asuhan Thariiqul Jannah Bekasi. Jurnal Abdimas Perbanas, 2(2), 101–108. https://doi.org/10.56174/jap.v2i2.428