PERAN KOMPOSTER DALAM PENYEIMBANG LINGKUNGAN AKIBAT DAMPAK PENUMPUKAN SAMPAH ORGANIK WARGA
DOI:
https://doi.org/10.56174/jap.v7i1.1175Kata Kunci:
Sampah rumah tangga, Lingkungan, Komposter, Metode vertikultur, Sampah organikAbstrak
Salah satu permasalahan terbesar akibat sampah juga berasal dari jumlah pendatang yang terus bertambah dari tahun ke tahun membuat penduduk kota mengalami peningkatan. Selain itu juga akibat dari perputaran ekonomi warga yang sehari-hari membutuhkan kebutuhan primer seperti makanan dan minuman untuk menunjang hidup. Banyaknya limbah organik rumah tangga itu bisa mengakibatkan penumpukan pada area TPS (Tempat Pembuangan Sementara) dan bila dibiarkan secara terus menerus dapat menjadi sumber penyakit bagi lingkungan. Lingkungan yang baik diharapkan dapat menghindarkan warganya dari suasana yang kumuh dan menjamin kesehatan warganya. Saat ini dilingkungan Perumahan Babatan Pilang terutama di wilayah RT.002 jumlah sampah harian yang dihasilkan oleh warga sangat banyak sehingga perlu penanganan tambahan untuk mengurangi volume sampah tersebut. Dengan menggunakan metode vertikultur dimana tim abdimas bersama dengan warga turut bekerja sama dalam pembuatan beberapa alat komposter sebagai alternatif tambahan untuk penampungan limbah sampah organik rumah tangga. Pelaksanaan metode ini dilakukan sejak awal mulai dari pendampingan, pelaksanaan, monitoring hingga evaluasi dari seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan. Sehingga hasil yang diharapkan yaitu keberadaan komposter tersebut dapat menjadi alternatif untuk pembuangan sampah organik rumah tangga melalui proses pembusukan secara alami di dalam tanah. Hasil pembusukan tersebut nantinya dapat dikembangkan untuk produksi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan dengan baik untuk penyemaian/penyuburan seluruh tanaman yang ada dilingkungan sekitar.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Heristama Putra, Yosefina Finsensia Riti, Hosea Alesandro Santosa, Jeremy Christopher

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



