Peningkatan Citra Pada Sekolah-Sekolah Yayasan Pendidikan XYZ di Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.56174/jap.v4i1.512Kata Kunci:
Brand, Social Media, Branding, School PromotionAbstrak
Citra dapat ditentukan dengan kualitas, promosi dan interaksi dengan klien. Dalam hal ini, guru adalah salah satu yang memiliki peran dalam citra sekolah. Yayasan Pendidikan XYZ yang mengelola 140 sekolah mengalami kesulitan dalam menerapkan kebijakan strategi promosi seringkali berbeda-beda untuk masing-masing sekolah-sekolah dibawah manajemennya. Hal ini tentu saja memerlukan strategi yang berbeda-beda pula. Selain itu keberadaan sekolah di beberapa daerah dengan karakteristik yang bermacam-macam juga menjadi permasalahan bagi pengurus XYZ untuk membuat kebijakan yang dapat digunakan untuk penyelesaian masalah promosi dan membina hubungan jangka panjang dengan stakeholder. Dengan demikian, pelatihan akan peningkatan dan mempertahankan citra menjadi sebuah kebutuhan. Tim Abdimas akan membantu Yayasan Pendidikan XYZ dengan melakukan survey permasalahan sebagai langkah pertama untuk mempertajam arah pelatihan. Selanjutnya, pelatihan fokus pada peningkatan citra sekolah dengan topik personal branding, promosi, dan customer relationship management (CRM). Dari hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa sekolah yang berada dibawah Yayasan Pendidikan XYZ memiliki masalah-masalah utama yang dihadapi yaitu penurunan jumlah siswa dan kurang efektifnya pemanfaatan media sosial. Hal ini dikarenakan keterbatasan SDM dan kemampuan pengelolaan dan pemanfaatan media sosial sebagai salah satu sarana promosi yang efektif untuk pengenalan sekolah.Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.
Unduhan
Diterbitkan
2023-04-11
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Monica Adjeng, Veronica Rahmawati, Marliana Junaedi, Fenika Wulani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Cara Mengutip
Peningkatan Citra Pada Sekolah-Sekolah Yayasan Pendidikan XYZ di Jawa Timur. (2023). Jurnal Abdimas Perbanas, 4(1), 12-19. https://doi.org/10.56174/jap.v4i1.512



