Literasi Keuangan Bank Sampah: Emas Digital Untuk Mengatasi Penurunan Nilai Poin DTBM dan Saldo Kas
DOI:
https://doi.org/10.56174/jap.v4i2.533Kata Kunci:
Pengabdian Masyarakat, Bank Sampah, Emas Digital, Depresiasi Poin (DTBM)Abstrak
Sampah masih menjadi salah satu masalah yang dihadapi oleh kota-kota besar, tentu saja menjadi salah satu permasalahan juga di DKI Jakarta. Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah DKI Jakarta untuk mengurangi sampah, diantaranya melaksanakan kegiatan Bank Sampah di setiap kelurahan. Salah satu Bank Sampah di DKI Jakarta yang dibawah binaan kelurahan Joglo Jakarta Barat adalah Bank Sampah Berdikari. Program Studi Magister Manajemen FEB Universitas Mercu Buana yang sudah memiliki kerjasama dengan Universitas Pertahanan dan juga Kelurahan Joglo menyenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di Bank Sampah Berdikari, salah satu permasalahan yang terindentifikasi adalah risiko penurunan nilai poin DTBM dan saldo dana dari waktu ke waktu karena kenaikan harga-harga secara umum. Oleh karena itu salah satu topik dalam pengabdian masyarakta ini adalah literasi keuangan bagi warga dan angota Bank Sampah Berdikari berupa menabung & investasi emas digital untuk mengatasi penurunan nilai poin DTBM dan saldo dana anggota bank sampah sebagai bentuk pembayaran atas setoran sampah. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan bisa membantu anggota Bank Sampah Berdikari mengatasi penurunan nilai poin DTBM dan saldo dana serta meningkatkan kinerja Banl Sampah, sehingga semakin besar berkontribusi dalam mengatasi masalah sampah di DKI Jakarta.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Asep Risman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



